THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Kamis, 21 Januari 2010

PGN kuasai 40% saham proyek terminal LNG

JAKARTA: Porsi saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Persero) (PGN) di proyek LNG receiving terminal mencapai 40% dengan nilai total investasi keseluruhan sebesar US$150 juta.

Perseroan menyiapkan dana sekitar US$60 juta atau sekitar Rp570 miliar untuk membiayai pembangunan LNG receiving terminal di Jawa Barat.

Direktur Keuangan PGN Riza Pahlevi Tabrani menuturkan perseroan menyiapkan dana dari internal dan eksternal untuk memenuhi keperluan tersebut.

"Namun, kami masih melakukan negosiasi untuk memastikan angka kepemilikan yang tepat di LNG receiving terminal itu. Angka 40% masih bisa berubah," ujarnya kemarin.

Menurut Riza, dana yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas itu mencapai US$150 juta. Perusahaan lain yang ikut dalam pembangunan proyek tersebut adalah PT Pertamina (Persero) yang menguasai sekitar 60% saham.

LNG receiving terminal yang berada di Jawa Barat akan menyuplai kebutuhan gas bagi pelaku usaha di kawasan tersebut, serta pembangkit listrik milik PLN.

Sebelumnya, PLN sempat menyatakan ingin bergabung dalam konsorsium ini. Namun, beberapa waktu lalu, PLN menyatakan mundur.

Berdasarkan catatan Bisnis, kemungkinan PGN mencari pinjaman bank untuk memenuhi pendanaan LNG receiving terminal, dengan skema sekitar 30% internal dan sisanya pinjaman.

Raup laba

Bisnis juga mencatat PGN selama 2009 diperkirakan meraup laba bersih melampaui Rp5 triliun. Dari jumlah itu, laba bersih murni dari penyaluran gas sebesar Rp4,2 triliun dan sisanya merupakan laba dari selisih kurs akibat penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Jumlah itu melonjak minimal sebesar 688,9% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp633,86 miliar. PGN mengalami kondisi yang berkebalikan dengan akhir 2008 yang kinerjanya tertekan rugi kurs.

Selain itu, keuntungan kurs menyebabkan kinerja keuangan PGN melonjak tajam. Kondisi ini berbeda dengan yang terjadi pada akhir 2008, saat perseroan mengalami rugi kurs.

Kemarin, harga saham perseroan yang berkode PGAS ditutup pada level Rp3.750 per saham atau naik Rp25 per saham dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yaitu Rp3.725 per saham. Dengan mengacu pada harga tersebut, total kapitalisasi pasar perseroan mencapai Rp90,9 triliun. (Arif gunawan s./Rahayuningsih) (bambang.jatmiko@bisnis.co.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar